Rumornya adalah ketika cuaca dingin maka anda akan terasa lapar terus menerus dan ingin selalu makan atau mengambil cemilan. Apakah betul? Bagaimana secara ilmiah hal tersebut dijelaskan? Saya tidak akan membahas pertanyaan kedua namun pertanyaan pertama saya dengan bangga menjawab BENAR!
Kenapa benar? Entahlah bagaimana ceritanya saya disini baru 1,5 tahun namun sudah naik 9 kilo! Apa?? 9 Kilo? Bagi sebagian wanita mungkin kenaikan sedemikian besar adalah akhir dari dunia. Tapi tidak untuk saya.
Mungkin ada korelasi antara internet kencang dengan kenaikan berat badan saya. Kenapa ada? Karena dengan internet kencang saya bisa youtub-an dengan leluasa dan (dang) chanel youtube yang biasa mampir disaat saya menghadap komputer adalah chanel resep masakan dan cemilan. Jika anda mengikuti facebook saya maka anda akan menemukan lumayan juga jenis kue, cemilan dan masakan yang wow saya sendiri tidak percaya bisa membuatnya. Sebut saja donat, klepon, martabak manis dan banyak lainnya.
Kembali lagi di kalimat "kepedean" saya diatas, kenaikan 9kilo bukanlah akhir dari dunia. Kenapa? Karena sebelumnya saya pernah naik 30 kilo hehehe Kapan? Tentu saja saat hamil anak pertama (anak saya berat lahirnya 4,3kilo) yaa entahlah mungkin saat itu tesis dan stress kuliah magister membuat saya makan berlebihan. Bagaimana berat badan saya bisa turun sedemikian banyak dan badan saya bisa kembali seperti sedia kala. Saat itu yang saya lakukan adalah, tentu: Olah raga
Saya bukan tipe orang yang telaten berlari (dengan polusi dan cuaca surabaya rasanya tidak mungkin) kemudian saya juga bukan tipe orang yang mau ke Gym untuk fitness karena saya "eman"/ sayang pendaftaran dan bulanannya mahal hehehe (belum transport, jajan dllnya, bisa tambah cape dan gemuk saya, saya kalau kecapaian bisa makan tidak kontrol)
Olah raga apa yang saya ambil waktu itu? Saya menyukai aerobic, entahlah mungkin karena terobsesi dari jaman SMP dan SMA selalu ada ujian aerobic dimana kita suka diminta mengkoreografi dan saya yang selalu jadi koreografernya. Dan yak saat saya tahu berat badan saya 90 kilo setelah brojol dan jahitan udah kering saya mulai aerobic lagi. Saya lakukan 40 menit seminggu 3x. Ditambah dengan asi dan tidak ngemil, tidak makan telur dan gorengan.. baliklah badan saya ke 50 kilo (fiuh, mengetiknya saja saya menahan nafas hehe)
Dan kembali ke masa sekarang. Saya ini naik lagi 9kilo, efek winter suhu minus setiap hari (terparah minus 15) berperan besar atas appetite saya yang menggila. Mungkin makan biasa ya karena tidak ada sambel ikan asin hehe, tapi disini tidak tahan untuk tidak sedikit-sedikit minum teh, minum kopi karena ingin menghangatkan diri dan.. Didalam kopi dan teh itu selalu ada susu dan gula! Belum lagi setiap saya ada kelas, dan setiap antar ica sekolah selalu ada snack time yang suguhannya selalu cake manis. Sekarang saya tau kenapa koq bule-bule itu makannya sedikit (tidak makan nasi) tapi koq bisa gemuk-gemuk
Jadi saya belajar move on dari winter, dimana kini sudah masuk spring (musim semi) ya memang masih dingin, suhu masih dibawah 10 derajat tapi paling tidak masih agak hangat lah. Apa yang saya lakukan? Apakah saya aerobic lagi? Tidak! Kali ini saya melakukan zumba
Kenapa Zumba? Apa beda Zumba dengan aerobic? Zumba berasal dari kata Zumzum dari bahasa Columbia yang berarti cepat, jadi zumba ini adalah gerakan cepat biasanya dilakukan dengan lagu pop yang populer dengan koreografi yang menyenangkan, sehingga orang-orang akan melihatnya seperti sekumpulan orang yang menari-nari riang. Berbeda dengan aerobic saya sekarang memilih Zumba karena gerakan zumba lebih sederhana dan lebih ringan daripada aerobic yang notabene keras dan lebih capai

Zumba yang diperkenalkan oleh Alberto Perez ini sudah mendapat ribuan testimonial keberhasilan, sebut saya Jordin Spark yang dalam 3 bulan berhasil menurunkan 13 kilo. Selain itu yang membuat orang tertarik adalah komposisinya 70% dance dan 30% fitness. Jadi biasanya di zumba tidak seperti di aerobic diajarkan dulu gerakannya, kalau di zumba langsung mengikuti gerakan instruktur. Katanya.. jika dilakukan 4-5 kali perminggu dipastikan berat badan akan turun, akan ada 400-1000 kalori yang terbakar
Dengan zumba saya bisa mendengarkan lagu-lagu favorit saya membuat saya lebih happy dan seperti berdansa di club. Saya sudah melakukannya selama 2 minggu. Karena saya suka K-Pop dan sering terinspirasi dengan body sexy artis-artisnya saya membukanya chanel youtube KPOPX FITNESS dan saya "ngedance" 2-4 lagu rata-rata setiap hari dan direward segelas kopi, jadi saya setiap hari tidak bisa lagi dengan mudah menyeduh kopi kalau belum zumba. Hal ini berhasil membuat saya konsisten
Finger Cross InsyaAllah saya bisa kembali 50kilo lagi hehe. Kenapa koq ngebet banget ingin turun berat badan? Karena satu, saya malas dikomentari oleh (oknum) keluarga diceramahi A-Z, kedua saya tidak mau beli baju lagi ganti ukuran. Wish me luck
Kenapa benar? Entahlah bagaimana ceritanya saya disini baru 1,5 tahun namun sudah naik 9 kilo! Apa?? 9 Kilo? Bagi sebagian wanita mungkin kenaikan sedemikian besar adalah akhir dari dunia. Tapi tidak untuk saya.
Mungkin ada korelasi antara internet kencang dengan kenaikan berat badan saya. Kenapa ada? Karena dengan internet kencang saya bisa youtub-an dengan leluasa dan (dang) chanel youtube yang biasa mampir disaat saya menghadap komputer adalah chanel resep masakan dan cemilan. Jika anda mengikuti facebook saya maka anda akan menemukan lumayan juga jenis kue, cemilan dan masakan yang wow saya sendiri tidak percaya bisa membuatnya. Sebut saja donat, klepon, martabak manis dan banyak lainnya.
Kembali lagi di kalimat "kepedean" saya diatas, kenaikan 9kilo bukanlah akhir dari dunia. Kenapa? Karena sebelumnya saya pernah naik 30 kilo hehehe Kapan? Tentu saja saat hamil anak pertama (anak saya berat lahirnya 4,3kilo) yaa entahlah mungkin saat itu tesis dan stress kuliah magister membuat saya makan berlebihan. Bagaimana berat badan saya bisa turun sedemikian banyak dan badan saya bisa kembali seperti sedia kala. Saat itu yang saya lakukan adalah, tentu: Olah raga
Saya bukan tipe orang yang telaten berlari (dengan polusi dan cuaca surabaya rasanya tidak mungkin) kemudian saya juga bukan tipe orang yang mau ke Gym untuk fitness karena saya "eman"/ sayang pendaftaran dan bulanannya mahal hehehe (belum transport, jajan dllnya, bisa tambah cape dan gemuk saya, saya kalau kecapaian bisa makan tidak kontrol)
Olah raga apa yang saya ambil waktu itu? Saya menyukai aerobic, entahlah mungkin karena terobsesi dari jaman SMP dan SMA selalu ada ujian aerobic dimana kita suka diminta mengkoreografi dan saya yang selalu jadi koreografernya. Dan yak saat saya tahu berat badan saya 90 kilo setelah brojol dan jahitan udah kering saya mulai aerobic lagi. Saya lakukan 40 menit seminggu 3x. Ditambah dengan asi dan tidak ngemil, tidak makan telur dan gorengan.. baliklah badan saya ke 50 kilo (fiuh, mengetiknya saja saya menahan nafas hehe)
Dan kembali ke masa sekarang. Saya ini naik lagi 9kilo, efek winter suhu minus setiap hari (terparah minus 15) berperan besar atas appetite saya yang menggila. Mungkin makan biasa ya karena tidak ada sambel ikan asin hehe, tapi disini tidak tahan untuk tidak sedikit-sedikit minum teh, minum kopi karena ingin menghangatkan diri dan.. Didalam kopi dan teh itu selalu ada susu dan gula! Belum lagi setiap saya ada kelas, dan setiap antar ica sekolah selalu ada snack time yang suguhannya selalu cake manis. Sekarang saya tau kenapa koq bule-bule itu makannya sedikit (tidak makan nasi) tapi koq bisa gemuk-gemuk
Jadi saya belajar move on dari winter, dimana kini sudah masuk spring (musim semi) ya memang masih dingin, suhu masih dibawah 10 derajat tapi paling tidak masih agak hangat lah. Apa yang saya lakukan? Apakah saya aerobic lagi? Tidak! Kali ini saya melakukan zumba
Kenapa Zumba? Apa beda Zumba dengan aerobic? Zumba berasal dari kata Zumzum dari bahasa Columbia yang berarti cepat, jadi zumba ini adalah gerakan cepat biasanya dilakukan dengan lagu pop yang populer dengan koreografi yang menyenangkan, sehingga orang-orang akan melihatnya seperti sekumpulan orang yang menari-nari riang. Berbeda dengan aerobic saya sekarang memilih Zumba karena gerakan zumba lebih sederhana dan lebih ringan daripada aerobic yang notabene keras dan lebih capai

Zumba yang diperkenalkan oleh Alberto Perez ini sudah mendapat ribuan testimonial keberhasilan, sebut saya Jordin Spark yang dalam 3 bulan berhasil menurunkan 13 kilo. Selain itu yang membuat orang tertarik adalah komposisinya 70% dance dan 30% fitness. Jadi biasanya di zumba tidak seperti di aerobic diajarkan dulu gerakannya, kalau di zumba langsung mengikuti gerakan instruktur. Katanya.. jika dilakukan 4-5 kali perminggu dipastikan berat badan akan turun, akan ada 400-1000 kalori yang terbakar
Dengan zumba saya bisa mendengarkan lagu-lagu favorit saya membuat saya lebih happy dan seperti berdansa di club. Saya sudah melakukannya selama 2 minggu. Karena saya suka K-Pop dan sering terinspirasi dengan body sexy artis-artisnya saya membukanya chanel youtube KPOPX FITNESS dan saya "ngedance" 2-4 lagu rata-rata setiap hari dan direward segelas kopi, jadi saya setiap hari tidak bisa lagi dengan mudah menyeduh kopi kalau belum zumba. Hal ini berhasil membuat saya konsisten
Finger Cross InsyaAllah saya bisa kembali 50kilo lagi hehe. Kenapa koq ngebet banget ingin turun berat badan? Karena satu, saya malas dikomentari oleh (oknum) keluarga diceramahi A-Z, kedua saya tidak mau beli baju lagi ganti ukuran. Wish me luck


0 komentar:
Posting Komentar