Bagaimana jika dalam satu minggu penuh mood anda untuk menulis hilang sama sekali dan seketika di akhir pekan ketika deadline melanda akhirnya anda mulai punya mood dan akhirnya bisa menuliskan uraian sebanyak 15 paragraf tiba-tiba saja uraian itu tidak tersimpan gara-gara si kecil mengutak atik file anda sehingga file anda hilang tak berbekas..Itulah yang saya rasakan kini, semangat yang susah payah dikumpulkan satu minggu, karena membersihkan ini, kerumahnya si itu, kudu belanja ini, kudu mengajak si kecil kesitu ina inu ina inu, akhirnya menulis jadi prioritas kesekian sekian. Alhamdulilllaah akhirnya ini saya mengetik lagi, semangat saya kembali terpecut karena mengingat chat tadi pagi
Jadi tadi pagi saya chat, berdiskusi dengan teman saya. Si teman ini adalah teman di jaman saya menjadi penyiar radio, seorang groupis, itu istilah yang dunia entertaintmen berikan kepada mereka yang suka berkumpul kumpul karena menggemari sesuatu. Teman saya itu adalah groupis program yang dulu saya pegang yakni acara curhat dan ngobrol ngobrol dari hati ke hati. Saya senang hati menerimanya sebagai seorang fans (ecie) atau sahabat pendengar yang baik, banyak bercerita dan banyak curhat. Namun teman saya penyiar lainnya dan crew lainnya banyak yang tidak suka atas "ke-banyak-omongan" teman saya itu
Sebut saja Pandu si groupis itu, dia waktu itu bertampang kucel dengan pakaian seadanya, dengan penampilan dan pembicaraannya yang tinggi sepertinya tidak match, saya yang saat itu mahasiswa psikologi merasa wajar saja ada orang sedemikian dan telah diajari bahwa bisa saja orang tersebut berkata hal yang amat bagus untuk memperkuat kepercayaan diri atau yang secara spesifik dalam istilah psikologi disebut self esteem.
Sim salabim abra kadabra, 10 tahun telah berlalu dan saya menemukannya kembali di facebook, daann.. Dia kini adalah penulis!! Yep penulis 5 buku bestseller anak dengan gaya unik dan ilustrasi komikal yang bagus sekali
Whoaah.. Suprise suprise saya dipertemukan kembali dia yang kucel dan sering membawakan saya makanan makanan ringan sebagai teman siaran saya
Dannn saya terharu betapa di chat tersebut dia menyemangati saya yang menurutnya saya sangat bisa membuat buku bagus karena saya banyak pengalaman. Memang kata beliau menulis dibutuhkan konsistensi, niat yang kuat, dan skill yang harus terus diasah dengan menulis secara rutin
Oh well saya ditempat yang benar, saya mengikuti support group tulis menulis yang membuat saya terpecut untuk terus menulis.
Bismillah ayok nulis lagi, semoga hari ini dapat banyak
Ayooo semangat nulis... Go... Go... Go....
BalasHapusTemanya kok sama dengan mbak eka ya? Btw aku jg perlu berterima kasih ke km za krn ngajak gabung di grup ini n di grup odos jg. Meskipun kadang2 ngos2an tp senang krn bs melakukan sesuatu yg bermanfaat n sesuai minat
BalasHapusSemangat za. Saya juga mulai menulis lagi pelan-pelan buat buku :)
BalasHapusKita mulai sehati hahahaaa
BalasHapusKita mulai sehati hahahaaa
BalasHapusMba GadisZa SMANGAAAAT!!!
BalasHapusWhoaa ramee.. iya tah aku blm komen sapa2 hiks..hari ini yaa 😍
BalasHapusWuah.. G nyangka ya.. Btw siapa tu orangnya Za? Sapa tau tertarik dgn bukunya
BalasHapus