Selasa, 24 Januari 2017

Miracle


Miracle, versi saya adalah ketika kamu beprasangka baik terhadap dirimu sendiri dan kepada Tuhan. Sebagaimana agama yang saya anut menekankan sekali kita diwajibkan untuk selalu husnudzon alias berprasangka baik kepada siapa saja apalagi Tuhan.

Sebagaimana hadis nabi (riwayat Bukhari) mengatakan
“Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hambaKu"

Jadi kata ayah saya kalau tadinya cuma kutil kalau was was suudzon berlebih bisa jadi tumor, tadinya cuma radang tenggorokan karena suudzon dan khawatir berlebih jadi penyakit tenggorokan akut, seram kan.

Nah balik lagi ke keajaiban. Saya merasa selalu ada keajaiban setiap saya berprasangka baik terhadap Tuhan dan diri saya sendiri..

1. Saya ingin sekali menjadi seorang penyiar radio. Ini lumayan keajaiban karena saya sampai kelas 3 sd itu gagap. Gagap beneran. Sampai abah mama saya seringkali sebal saat berkomunikasi pada saya. Saya selalu percaya saya bisa menjadi pembicara yang baik suatu saat. Saya sering sekali bermain siar siaran, saya pura pura bicara dan memutar mutarkan lagu sementara adik adik saya yang menjadi pendengar dan merikues lagu.

Saya juga bertanya sana sini gimana biar bisa jadi penyiar. Disarankan belajar bahasa inggris, saya manut les bahasa inggris dari SD kelas 6. Update perkembangan musik. Kemudian meluweskan diri, padahal saya kaku banget lo orangnya, setiap ketemu orang baru saya keringatan tapi tetap saja saya berusaha. Sampai entah bagaimana ceritanya saya bisa dapat kesempatan jadi sekretaris osis dan ga sengaja jadi penyiar tamu saat SMA dan voila abrakadabra saat kuliah semester satu saya teken kontrak siaran radio beneran dan dipercaya di primetime membawakan acara curhat cinta. Alhamdulillah.. Miracle

2. Saya ingin bersekolah tinggi dan masuk sekolah favorit, juga perguruan tinggi favorit. Ini juga keajaiban dimana saya jaman sd susaaah sekali nyambung pelajaran. Kemudian ditambah dengan kondisi perekonomian keluarga yang dilanda krisis moneter tahun 2008 sepertinya sulit untuk saya untuk bersekolah tinggi. Alhamdulillah karena saya percaya saya bisa dan saya bersekolah di smp, sma, s1 dan s2 favorit. Alhamdulillah.. Miracle

3. Relationship.
Saya itu.. sd, smp,sma cupuu ga cantik ga punya banyak teman. Boro boro pacar hehe. Yang semua orang tau saya pintar suka baca jadi mereka tidak heran kalau saya tidak kunjung ada pasangan karena menurut mereka saya ini kepinteren atau kadang keminter jadi lawan jenis pada kabur hehe.

Cuma saya berharap saya bisa dapat pasangan yang mirip seperti saya. Suka baca buku, pintar dan enak diajak bicara. Saya selalu percaya dan voila lagi disuatu lomba pemilihan pageants yang saya sempat judge para prianya ehehm agak bagaimana eh saya kualat akhirnya koq malah menikah dengan salah satu kontestannya hehe dia enak dilihat, loving, caring, smart, family man. Alhamdulillah.. Miracle

4. Ke luar negri
Yang ini ceritanya agak panjang. Bahkan pernah dimuat di media cetak nasional dua edisi hehe (seriusan) Saya tidak tau gimana caranya. Orang tua saya pas pasan, saya bukan orang rajin menabung, saya juga tidak berpenghasilan besar. Mau ikut mlm segala macam saya belum mampu. Entah lah yang penting saya percaya dulu lah. Bismillah. Lah entah bagaimana di tahun keempat pernikahan kami Allah menghadiahkan beasiswa kepada suami dan memberikan saya kesempatan berangkat ke luar negri juga (walau awalnya sempat drama karena sempat tidak diizinkan ikut oleh suami)
Ini rezeki, alhamdulillah.. miracle

5. Have babies
Mungkin diantara semua miracle ini yang paling miracle. Jujur saya ini bukan orang yang telaten sama anak anak apalagi family lady. No uh. Di dua tahun pernikahan saya saya tidak juga dikaruniai buah hati. Sampai akhirnya saya sempat gagal di suatu mata kuliah yang membuat saya jadi "tidak sengaja" program hamil saya stay di Jakarta 6bulan dan tetiba.. MasyaAllah saya dikaruniai bayi yang sangat lucu bertubuh tambun dengan normal padahal beratny melebihi perkiraan. Adalah fariz 4.2 kilogram dan bayi cantik Ica 3.5 mereka anak anak yang masyaAllah.. miracle

See.. segala sesuatu itu jika kita percaya kita pasti bisa meraihnya. Jangan dikira saya tidak ada halang rintang. Ada, mulai sering sakit saat sekolah dasar, pernah sakit stroke ringan, krismon keluarga tapi saya percaya selama harapan itu baik Allah pasti kasi. Allah Maha Kaya Raya. Mintalah apa saja. Pasti diberi.. Alhamdulillah.. Miracle


0 komentar:

Posting Komentar

 

Make Path By Writing Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates