Saya aja bingung bagaimana dengan anak anak kita? Saya jenuh mempelajarinya, bagaimana dengan murid saya yang kelas 2 SD saat itu harus mulai menelan penjumlahan pengurangan kompleks, anatomi hewan tumbuhan, juga introduction english complicated (padahal masih juga ada yang bicaranya belum teteh)
Saat itu juga bersamaan adik saya yang hampir setengah depresi saat
menjelang UNAS dan UMPTN (atau SMBPTN atau UPTN aah lupa namanya terlalu
banyak) ngamuk luar biasa saat saya bercanda "Kamu ini anak kelas 3 SMA
anak paling pintar sedunia bisa menguasai semuanya dalam satu waktu" Ya
seperti kita semua, saat 3 SMA kita harus belajar dari matematika
dasar, kimia, fisika, bahasa inggris, apalagi yang mengikuti kelas IPC
geografi, sejarah, akuntansi semuanya mua muanya harus dilep. Bagaimana
tidak ketika kriteria anak berbakti dan sukses ditentukan dari berapa
jumlah dia benar dalam satu tes.
Kemudian bersliwar sliwer berita internasional bahwa murid Indonesia berhasil memenangkan olimpiade matematika, olimpiade robotika, olimpiade fisika ini itu, namun disisi lain angka kehamilan remaja sekolah, bulliying, bunuh diri anak sekolah meningkat tajam.
Tetiba renungan siang hari ini kembali lagi terflashback betapa salah seorang calon walimurid mencibir saat ada siswa yang berpapasan dengan para guru tidak tersenyum tidak menyapa dan tidak salam tangan, juga teringat konseling salah seorang siswa membuat ibunya hampir menangis karena berani membantah dan membentak karena permasalahan uang jajan.
Ahsudahlah.. saya tidak mau daydream banyak banyak saya cuma mau mengucapkan Selamat Hari Pendidikan. Kepada para guru, para murid, para pembelajar dan pemerintahku tersayang. Semoga kita tersadar yang masyarakat perlukan ini bukan hanya pembangunan yang "TERLIHAT MATA" instan fisik 2-5 Tahun saja, tapi kita juga perlu pembangunan jangka panjang "INVESTASI" jangka panjang yang terlihat hasilnya 10-20 tahun dari sekarang (@zazasaja)
source gambar: mice cartoon
Kemudian bersliwar sliwer berita internasional bahwa murid Indonesia berhasil memenangkan olimpiade matematika, olimpiade robotika, olimpiade fisika ini itu, namun disisi lain angka kehamilan remaja sekolah, bulliying, bunuh diri anak sekolah meningkat tajam.
Tetiba renungan siang hari ini kembali lagi terflashback betapa salah seorang calon walimurid mencibir saat ada siswa yang berpapasan dengan para guru tidak tersenyum tidak menyapa dan tidak salam tangan, juga teringat konseling salah seorang siswa membuat ibunya hampir menangis karena berani membantah dan membentak karena permasalahan uang jajan.
Ahsudahlah.. saya tidak mau daydream banyak banyak saya cuma mau mengucapkan Selamat Hari Pendidikan. Kepada para guru, para murid, para pembelajar dan pemerintahku tersayang. Semoga kita tersadar yang masyarakat perlukan ini bukan hanya pembangunan yang "TERLIHAT MATA" instan fisik 2-5 Tahun saja, tapi kita juga perlu pembangunan jangka panjang "INVESTASI" jangka panjang yang terlihat hasilnya 10-20 tahun dari sekarang (@zazasaja)
source gambar: mice cartoon

0 komentar:
Posting Komentar